Program penggantian pal listrik

Seperti kita ketahui pal listrik di Indonesia terdiri dari tiga jenis, yaitu pal beton, pal kayu, dan pal besi. Masing-masing jenis tadi memiliki kelebihan dan kekurangan.

1. Pal Kayu

Karena dimakan usia, ia akan segera lapuk. Dan untuk memproduksi pal kayu tidak mudah, karena harus menebang hutan. Penebangan hutan akan berdampak pada global warming.

2. Pal Besi

Relatif mudah diproduksi, tetapi akan mudah berkarat. Sehingga perlu digalvanis.

3. Pal Beton

Relatif mudah diproduksi, tetapi jika tertabrak alat berat atau kendaraan yang melaju kencang. Pal beton bisa rubuh.

Tapi yang jelas saat ini penggunaan pal kayu sudah semakin jarang dan tidak populer.

Posted in Umum | Leave a comment

Memanfaatkan waktu luang

Banyak orang tidak bijak dalam mengelola waktu, seakan-akan hidup hanya untuk bersenang-senang. Waspadalah….

Posted in Umum | Leave a comment

Bertanggungjawablah terhadap ilmu yang sudah Anda sampaikan kepada orang lain …

Masing-masing orang akan bertanggung jawab terhadap ilmu yang sudah disampaikan kepada orang lain. Karena ilmu bisa mendatangkan pahala dan juga mendatangkan dosa. Untuk itu jika Anda sudah bersedekah dengan ilmu, maka bersedekahlah dengan ikhlas tanpa ada niat tersembunyi dibalik sedekah ilmu tadi. Sampaikanlah walau hanya satu ayat, karena jika satu ayat tadi bisa dipahami dan dimengerti Insya Alloh akan terjadi perubahan pada tiap-tiap insan di muka bumi ini.

Posted in Umum | Leave a comment

Proses Mencari Ilmu

Proses pencarian ilmu ternyata tidak semudah yang kita pikirkan. Kadang kita menemui batu karang yang terjal dan butuh suatu usaha yang keras. Memang ada beberapa orang yang dengan begitu mudahnya memberikan ilmu, tapi tidak sedikit pula orang yang memberikan ilmu melalui beberapa tahap dan proses yang sangat panjang. Di sini lah dibutuhkan kesabaran. Memang memberikan ilmu kepada orang yang salah akan berbahaya ketimbang memberikan ilmu kepada orang yang tepat dan memiliki akhlak mulia.

Ilmu bagaikan mata pedang yang memiliki dua sisi, bisa digunakan untuk kejahatan dan bisa digunakan kebaikan. Semua tergantung kepada orang yang memegang ilmu tadi. Untuk itu memberikan ilmu kepada orang yang tepat akan lebih bermanfaat. Tetapi memberikan ilmu kepada orang yang tidak tepat akan mendatangkan kehancuran. Berhati-hatilah……

Posted in Umum | Leave a comment

Private and Confidential

Pernahkah Anda mendapatkan surat dalam amplop yang di pojok kanan atas tertulis Private and Confidential ? Apa makna kata-kata tersebut di atas ? Ya, kalau boleh saya terjemahkan artinya kurang lebih  pribadi dan rahasia.

Atau pernahkah Anda mendapatkan pesan singkat yang bertuliskan Top Secret ? Itu kurang lebih bermakna sangat rahasia. Berbicara masalah pesan singkat atau apa pun yang berbau rahasia. Itu bisa fatal akibatnya. Kalau dalam dunia pemrograman Anda akan berurusan dengan Code MNEMONIC.

Jika dirunut kembali ke bahasa pemrograman tingkat rendah malah bisa pusing Anda. Pernahkah Anda belajar pemrograman mendapatkan pesan yang berbunyi “Syntax Error” ? Atau bahkan pesan yang berbunyi “Fatal Error”? Kalau dalam dunia Keselamatan Kerja Anda pasti harus mengerti benar dan paham akan sandi Morse dan istilah SOS (Save Our Soul).

Apalagi jika Anda berminat menjadi anggota TIM SAR (Search And Rescue). Menjadi anggota tim ini sebenarnya sangat mulia, karena memiliki semangat dan jiwa suka menolong kepada sesama.

Apalagi jika terjadi bencana alam, kebakaran, banjir, tanah longsor, dan lain sebagainya. Keberadaan TIM SAR sangatlah dibutuhkan untuk membantu berbagai pihak yang sedang terkena musibah. Hmmm…..sekian dulu tulisan singkat dari saya. Di atas langit masih ada langit. Tak ada gading yang tak retak.

Posted in Umum | Leave a comment

Perbedaan pertanyaan How dan Why …

How bagi sebagian engineer adalah suatu pertanyaan yang menanyakan tentang sesuatu hal harus dikerjakan bagaimana dan seperti apa. Sedangkan Why adalah pertanyaan yang digunakan untuk menanyakan tentang sesuatu hal yang berkaiatan dengan hubungan sebab-akibat.

Pertanyaan How dan Why bagi seorang interviewer sangat penting karena dari pertanyaan ini kita bisa mendapatkan informasi yang bisa kita olah dan akhirnya mendapatkan bukti-bukti yang layak dan patut kita pertanggungjawabkan. Tetapi dalam dunia modern sekarang ini untuk mendapatkan informasi yang benar-benar valid sangatlah susah. Apalagi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih. Terkadang informasi bisa saja direkayasa.

Lepas dari itu dalam dunia engineering membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi, walau kadang hal-hal yang curang pun bisa kita jumpai di mana – mana. Untuk itu bertindak yang lebih hati-hati itu perlu agar nantinya tidak menjadi salah kaprah.

 

Posted in Umum | Leave a comment

Seorang engineer ternyata membutuhkan EQ tidak sekedar IQ ….

Kenapa saya menulis ini ? Yah, kebanyakan seorang engineer berperilaku keras. Apalagi jika yang dihadapi adalah benda-benda logam atau beton. Secara tidak langsung hal itu bisa mengimbas ke watak atau karakter dari si engineer tadi. Lalu di mana peranan EQ kadang lebih penting ketimbang IQ ? EQ kalau boleh saya bilang hampir mendekati kepada akhlakul karimah. Memang saya kadang juga berprinsip kalau bisa kita meniru semut dan lebah. Semut lebih menampakkan kepada perilaku gotong royong dan peduli kepada sesama. Sedang lebah binatang yang senang berkunjung ke tempat yang baik-baik, tetapi jangan coba-coba mengusik ketenangan segerombolan lebah. Anda bisa tersengat lebah jika berani mengusik ketenangan lebah.

Namun alangkah baiknya seorang engineer bisa menempatkan posisinya ketika dia bekerja di ruang terbuka atau pun ruang tertutup. Kadang kita dihargai atau diperlakukan secara baik oleh orang lain karena perilaku kita yang sopan dan penuh etika. Kita bisa saling hormat menghormati kepada sesama. Yang penting jangan terlalu arogan. Orang Jawa bilang “Ojo Dumeh”. Jangan terlalu sok pintar, terlalu otoriter, terlalu mengatur, dan lain sebagainya. Kalau sekedar menegur, tegurlah dengan sopan supaya orang yang kita tegur tadi dengan sendirinya mengakui akan kekeliruannya. Dan akhirnya buatlah suasana menjadi cair kembali.

Tidak semua orang memiliki EQ yang sama. Dan tingkat emosi seseorang juga tidak sama dan yang penting jangan mudah terpancing emosi. Kalau ada orang senang memancing emosi, tahan nafas sebentar kalau perlu istighfar. Setelah itu doakan dia supaya mendapat petunjuk untuk berbuat yang lebih sopan dan santun. Kalau masih tetap saja demikian ya tegur atau ditanya sebenarnya yang ia inginkan apa ? Kadang ada orang yang memang ingin memicu kerusuhan. Ya, kalau sudah ada indikasi seperti itu kasihkan saja ke  bagian keamanan. Atau bilang maaf, saya tidak ada waktu untuk melayani Anda. Masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan.

 

 

Posted in Umum | Leave a comment

Ketika berbenturan dengan budaya kerja

Pernahkah Anda melihat suatu tanyangan di televisi ketika orang Jepang dan orang Amerika mau berjabat tangan, tetapi ada perbedaan perilaku. Si orang Jepang terbiasa menunduk seperti posisi orang ‘ruku’ dalam sholat. Tetapi si orang Amerika terbiasa berjabat tangan saja.

Pada sesi pertama si Jepang yang menunduk dan si Amerika berjabat tangan. Tapi pada sesi yang kedua si Amerika yang menunduk dan si Jepang yang mengambil posisi jabat tangan. Kelihatan lucu dan aneh memang. Tapi itulah perbedaan budaya. Berbicara tentang budaya kerja memang menarik, tetapi perbedaan budaya kerja jika tidak disikapi dengan cermat nanti bisa menimbulkan permasalahan. Yah, mungkin hanya karena masalah yang sepele bisa timbul keributan bahkan mungkin terjadi perkelahian. Misal, ada seseorang yang terbiasa “ngerumpi” di kantor. Kadang dia lupa akan tanggung jawabnya harus menyelesaikan pekerjaannya. Akhirnya sampai waktu istirahat kerjaan belum selesai juga. Padahal si boss menginginkan pekerjaan harus selesai hari ini juga (kena gak tuh…).

Budaya kerja di Indonesia secara umum terpengaruh oleh adat istiadat dari masyarakat setempat. Di Indonesia bagian Barat dengan Indonesia bagian Timur perbedaan budaya kerja kadang terlihat mencolok sekali. Dan ini bagi orang yang baru pertama kali bertemu dengan kebiasaan kerja yang 180 derajat berbeda pasti agak kaget atau tercengang. Perlu ada masa untuk beradaptasi.

Orang asing (bule) yang bekerja di Indonesia saja kadang juga menampakkan sifat yang aneh. Terkadang mereka bersifat terlalu arogan dan egois. Memang kalau berbicara soal kemandirian, orang bule sudah terbiasa segala sesuatunya dikerjakan sendiri. Nah, kalau di Indonesia terutama golongan menengah ke atas, untuk pekerjaan tertentu kadang dikerjakan oleh asisten atau pembantu. Makanya orang Indonesia ketika pergi ke luar negeri dia akan bingung mencari kurir buat minta tolong membawa barang-barang jika dia  habis turun dari pesawat terbang.

Atau kalau tidak jika sudah lama tinggal di luar negeri dan mungkin lagi bawa mobil tiba-tiba ban mobil pecah atau bocor. Pasti akan bingung mencari tukang tambal ban di pinggir jalan. Di sana paling tidak Anda sudah punya nomor telepon mekanik mobil, jika terjadi sesuatu terhadap mobil Anda tinggal telpon mekanik mobil untuk segera direpair.

Perbedaan budaya, adat istiadat, apalagi budaya kerja sebenarnya tidak perlu diperuncing. Selama hal itu masih bisa ditoleransi. Toh, jaman sekarang sudah era informasi dan globalisasi. Maka perbedaaan budaya kerja perlu disikapi dengan sikap yang bijak selama aturan-aturan kerja dan norma-norma dalam bekerja masih dipatuhi oleh si tenaga kerja.

Posted in Umum | Leave a comment

Software untuk menghapus password Windows 7

Berikut adalah software untuk menghapus password Windows 7 dan bisa diunduh di link berikut ini.

Posted in Umum | Leave a comment

Memonitor sistem kelistrikan interkoneksi Jawa-Madura-Bali

Jika Anda tertarik mengamati dan mempelajari sistem interkoneksi milik PLN untuk wilayah Jawa-Madura-Bali, maka Anda dapat menuju ke situs berikut ini BOPS WebSite. Anda dapat memantau aliran daya, SCADA, dan lain-lain secara online. Tetapi untuk beberapa link tertentu Anda harus memakai username dan password. Dan ini kelihatannya hanya diketahui oleh orang PLN saja.

Posted in Umum | Leave a comment